samedi 8 décembre 2007

November 2007

Bulan paling sibuk diantara satu tahun.

1. Ultah dong.. 7 november. Scorpio, dengan titik rangsangan seks ada dimana-mana (itu kata pak nopin).


2. Empat ujian, Teknik keduitan (finance), Teknik Bakar Membakar (combustion), Teknik Panas Memanas (thermo), Teknik Ramalan (statistics).

3. Dua pameran: Journee Internationale dan Pameran foto di UNESCO. Akhirnya kaul gw bisa gw lakuin juga.. Makasih Cindy, Dita, Nana, dan David. yu ar de bes.


4. Wawancara. Hiks, Shell nolak gw. Ternyata gw pikir bisa gw lewati dengan gampang, gugup gila.... Nice experience. Thanks Estelle.

5. Bamus. Bener-bener deh.. Ini yang gw tunggu-tunggu. Dah lama ga rapat organisasi. Lumayan eksis lah gw.. hahaha.

dimanche 18 novembre 2007

forever


missing you, Ayah-Ibu...
Take care.

dimanche 21 octobre 2007

Minggu Hitam Inggris

Yah, minggu ini sepertinya kelam bagi Inggris. Dimulai dengan kekalahan Inggris di ajang penyisihan Euro 2008, 2-1 dibantai oleh Rusia. Lalu kemarin malam, di ajang Piala Dunia Rugby di Paris, mereka juga kalah telak dari Afrika Selatan. Padahal di final ini, dari sabtu pagi hari sebelum acara (malam hari), supporter Inggris banyak menghiasa televisi. Lebih dari 60.000 orang Inggris datang ke Paris demi menjadi pompom boys buat tim nasionalnya.
Dan terakhir, di Brasil, jagoan termudanya, Louis Hamilton, mengalami kesialan setelah gagal menjadi juara dunia F1. Prediksinya gelar fantastis sebagai pembalap hitam pertama dan juara dunia termuda hampir sebentar lagi. Sayang sekali..
Jadi, kapan lagu 'God saves the Queen" akan berkumandang lagi?

samedi 20 octobre 2007

Kerja Praktek

Cari KP sekarang ini adalah hal yang terus mompa diri gw. Dan semakin lama semakin deg deg kan. Semakin bikin pusing tapi semakin bikin penasaran. Masa gw gak bisa dapet KP di perusahaan keren sih di Perancis atau Eropa? Polpot harus bisa dapet KP di Eropa. Malu-maluin orang Palembang ajah.... Mohon doa dan restunya teman-teman..

lebaran, kuliah, dan kesenangan

Sudah seminggu lalu lebaran, tapi emang puasa meaningless bagi gw tahun ini. Tidak ada orang yang rajin sholat di sekitar, ga ada ramai-ramai seperti di pasar simpang, tidak ada cendol, tidak ada tajil, tidak ada undangan buka puasa bareng, dan tidak ada taraweh di mesjid. Memang ramadhan kali ini lebih sekedar hanya melewatkan ramadhan. Mahdi, satu-satunya teman yang muslim banget (Iranian), bilang kebiasaan menamatkan al Quran ga bisa dilakukan. Entah alasan spesifiknya apa, tapi gw kira karena suasana yang membuat motivasi utk berlomba-lomba baca al Quran tidak ada disini. Alhamdulilah, saya berhasil setelah dimotivasi Ibu tercinta. Terima kasih Ibu... Dan lebaran minggu kemaren, ternyata cukup mengobati kangen saya dengan suasana Islami. Di mesjid Maroc, ada sekitar 300 an orang beramai-ramai sholat ied. Dan luar biasa rasanya beradar disekitar orang muslim walau seperti Itonk, minoritas diantara minoritas. Hehehe.
Kuliah sudah dua minggu ini seperti robot. Setiap hari dari jam 8 sampai jam 5. Ada yang menarik, ada juga gak. Dan ini baru berakhir minggu depan. Hmm, kalau sudah begini padat, 24 jam kayanya tidak cukup. Apalagi sudah dipotong dengan tidur dan masak. Rasanya butuh polpot kedua yang satu ngerjain PR yang satu cari KaPe. Tapi, kalau memilih antara sibuk atau tidak ada kerjaan, sibuk memang pilihan terbaik.
Nah, weekend ini, weekend terakhir buat temen kita Joshua disini. Senin dia akan kembali ke Indonesia. Dia akan mulai dengan satu step baru yaitu bekerja di Indonesia. Ini momen yang saat ini gw pengen banget. Kerja... Belajar seperti terlalu absurd karena terlalu berteori. Buat Joshua, sukses terus man.... Gw tahu elo orang yang hebat dengan prinsip elo bahwa elo tidak kalah dengan orang barat, gw salut dan terus bersorak sorai untuk elo. Sukses terus man....
Sudah lama tidak motret, hunting foto. Hobi ini seakan sudah terlupakan. Kamera gw kayanya cuma dipakai hanya untuk motret orang yang kalo lagi ada acara. Hehehe. We'll see this weekend what we will have in Nantes.

samedi 7 juillet 2007

Anggota DPR atau Pemerintah?

Kalau disuruh milih mendingan jadi anggota DPR atau Pemerintah, gw akan langsung bilang gw akan pilih pemerintah. Ada beberapa alasan yang menurut gw posisi pemerintah jauh lebih menarik.

1. Aktif
Pemerintah punya kekuasaan yang lebih aktif. Maksudnya semua kebijakan-kebijakan yang diambil bisa langsung menyentuh masyarakat. Bisa buat keputusan langsung. Kongkret kerjanya.

2. Pertanggungjawaban
Kayanya ga ada deh pertanggungjawaban anggota DPR atau MPR. Kalau pun ada, siapa yang akan terima pertanggungjawaban mereka? Rakyat? Segini besar? Wah-wah gak masuk diotak. Kalau pemerintah jelas, pertanggungjawabannya langsung ke atasan. Jadi otomatis jauh lebih jelas dan kongkret.

3. Challenge
Kalau jadi anggota DPR pintar, kok kayanya mubazir yah? Dan kalau pun pintar, belum tentu cakap dalam merealisasikan. Sedangkan kalau jadi pemerintah, kalau kita pintar, dituntut untuk bisa merealisasikan. Jadi organisasinya lebih jelas.

Ayah, kebetulan aparat pemerintah, sering mengeluh dengan DPR yang tiba-tiba mengundang rapat dan kalau sampai tidak hadir mereka akan marah berat. Dan lucunya, terkadang rapat yang diadakan itu gak penting. Malah gak efektif karena menurut ayah, DPR hanya bisa cari kesalahan dengan hanya sedikit sekali appreciate terhadap usaha yang udah dibuat.

Baru liat berita ternyata ada acara anggota DPRD Jatim yang ke Belanda hanya untuk mencari tahu kapan hari lahir kota Surabaya. 10 orang berangkat secara sembunyi-sembunyi. Hihihi, lucu banget padahal tetangga mereka lagi susah banget dengan lumpur yang gak jelas kapan diganti dan kapan berenti.

Musik atau Film?

Musik atau Film? Radio atau Tivi? Perjalanan ke Ghuerand, kota kecil dan cantik di barat Nantes, bareng dengan orang tua yang baik banget, Yvon. Di perjalanan kita naek mobil dan Yvon setel radio. Gila musiknya gw banget, 80an enteng dan long lasting lah.. Gw akan komentar tentang musik long lasting ini nanti.

Back to radio, ternyata gw nyaman banget di mobil. Menikmati banget dengerin radio ini, RFM 90,1 FM. Dah lama banget gak denger radio. Lewat internet gak bisa karena di hadang firewall dan gw juga ga punya radio. Di jalan gw bengong, wah gila dulu waktu di cisitu baru 62, gw seneng banget denger radio (bukan radio anak muda gw lho). Dan gw juga mikir, kok gw kayanya lebih enjoy radio yah daripada tivi? Kenapa yah radio?

Jawaban yang bener menurut gw adalah karena di radio gw bisa tune-in di radio yang musik-musik gw banget, dan yang paling penting ternyata adalah aspek kejutannya. Di radio kita gak tahu musik apa yang mau diputer, kalo di ipod atau di mp3 player, kita yang bikin list. Gw seneng banget tiba-tiba tahu ada lagu yang udah lama gak didenger, walau gak hapal dan ga tahu yang nyanyi. Mungkin saatnya pas di indo gw beli radio dan bawa kesini kali yah.

Ok, sekarang masalah musik yang long lasting. Temen gw bilang, pot elo merasa gak kok musik-musik jaman emak -babe kita dulu itu bisa kita nikmatin sekarang? Kita kan beda jauh generasinya. Terus gw mikir iya yah?? Kok musik-musik itu masuk ke otak gw yah? Atau gw bukan generasi mtv justru generasi emak-babe yang akta kelahirannya masuk kategori generasi mtv?

Menurut gw rada bener kalo musik jaman dulu lebih long lasting. Siapa sih yang ga tahu beatles, bee-gees, gun n roses, bimbo, etc? Dan gw sekarang dah rada lupa yang namanya justin timberlake, britney, dan kawan-kawan.

Hahaha, dan akan lebih lucu lagi kalau ternyata lahir orang kaya gw di tahun 2050 yang bilang kok gak ada musikawan kaya justin timberlake yah sekarang ini??? Hahahahahaha.

Maen musik emang seru juga..... Walau hanya jadi pendengar..